Untuk Mengenangnya ( Hana Norika Endah Susanty)
Dimulai dari sesuatu yang dia inginkan, mulanya hadir dari tarikan dan
hembusan nafas yang terpacu, menjadi suatu benih yang tertanam oleh karena
rasa sayang dan cinta.... Sosok rupa yang menyerupai gambaran bapaNya, lahir ke alam raya yang disebut dunia... November pagi yang dibangunkan oleh teriakan yang terngiang
diseluruh penjuru gubug... Laki-laki apa perempuan, perempuan pak selamat.... iya terima kasih. Tergambarkan wajah yang kesemuanya menyerupai joker.... Gegap gempita ...
Waktu terus beranjak dari tempat awalnya memulai, kedua dan kemudian ketiga..
Lengkap sudah kebahagian dari kedua pasangan, kewajiban yang diterima dariNya
untuk menjaga 2 anak perempuan dan satu anak laki....
Hari ke hari dilalui tanpa adanya suatu penguatan bathin yang pasti sekedar
ajaran yang dikenal yang terlampirkan di atas sebuah tanda pengenal, gadis
kecil yang selalu kesakitan dengan apa yang ditanggungnya sebagai yang
pertama... entah itu apa semua tidak mengerti, keseluruhan manusia yang
disebut sebagai orang yang pintar sudah mencoba, tapi tetap saja nihil,
hingga Tuhan menunjukan apa yang terjadi...
Lengkap sudah kebahagian dari kedua pasangan, kewajiban yang diterima dariNya
untuk menjaga 2 anak perempuan dan satu anak laki....
Hari ke hari dilalui tanpa adanya suatu penguatan bathin yang pasti sekedar
ajaran yang dikenal yang terlampirkan di atas sebuah tanda pengenal, gadis
kecil yang selalu kesakitan dengan apa yang ditanggungnya sebagai yang
pertama... entah itu apa semua tidak mengerti, keseluruhan manusia yang
disebut sebagai orang yang pintar sudah mencoba, tapi tetap saja nihil,
hingga Tuhan menunjukan apa yang terjadi...
Gadis kecil ini beranjak dewasa, dan mulai memahami arti hidup, keimanan yang selama ini hanya terlampir saja... Suatu awal perjuangan bagaimana ia
mengenalkan bapaNya kepada saudara-saudaranya di dunia. Kolot, keras kepala yang sudah berakar di diri seorang yang disebut kepala dalam sebuah rumah tangga akhirnya hancur dan menjadi lembut seperti bulu-bulu yang siap dihembuskan angin...hingga akhirnya Tuhan memberikan masa sisi gelap terakhir kepada gadis ini, dan itu terulang.. tidak ada yang sanggup menangani sakit fisik yang terlalu aneh untuk di logika secara kedokteran..... bagi orang- orang disekelilingnya hanya melihat sesosok wajah yang selalu bahagia tanpa tahu apa yang sebenarnya salib yang ia bawa....tegar, tegar dan tegar hanya kata-kata itu yang mungkin bisa terucap dari si bungsu laki-laki pertama dalam keluarga itu...terus berjuang untuk melayani, bekerja, dan menimba ilmu, walaupun badan rapuh yang selalu ia bawa untuk menjalaninya....
mengenalkan bapaNya kepada saudara-saudaranya di dunia. Kolot, keras kepala yang sudah berakar di diri seorang yang disebut kepala dalam sebuah rumah tangga akhirnya hancur dan menjadi lembut seperti bulu-bulu yang siap dihembuskan angin...hingga akhirnya Tuhan memberikan masa sisi gelap terakhir kepada gadis ini, dan itu terulang.. tidak ada yang sanggup menangani sakit fisik yang terlalu aneh untuk di logika secara kedokteran..... bagi orang- orang disekelilingnya hanya melihat sesosok wajah yang selalu bahagia tanpa tahu apa yang sebenarnya salib yang ia bawa....tegar, tegar dan tegar hanya kata-kata itu yang mungkin bisa terucap dari si bungsu laki-laki pertama dalam keluarga itu...terus berjuang untuk melayani, bekerja, dan menimba ilmu, walaupun badan rapuh yang selalu ia bawa untuk menjalaninya....
Satu minggu sebelum ia berangkat, terlihatlah suatu sosok yang tidak pernah tercerminkan sekalipun diwajahnya, ketakutan yang amat sangat, keinginan untuk tidak pergi... hingga 3 hari sebelum H... ia kembali dari mimpi buruknya, dan kembali ceria, suatu ketakutan yang sudah punah karena sudah tahu jawaban dari apa yang direncanakan oleh bapaNya kepadanya....hingga hembusan nafas terakhir yang ia tetap tanamkan kepada kami, bahwa rencanaNya itu indah, seberat apapun tuhan memberikan cobaan, Dia pasti selalu menguatkan kita untuk menghadapi itu....Hingga kini dia tetap tersenyum dihati kami bersama Bapa disurga..
